16 Desember 2015

AgustaWestland AW101 Siap Blusukan Bareng JKW

Demi menjaga keamanan Kepala Negara maka penyediaan alat transportasi pun diremajakan dengan tidak sekedar melakukan perawatan terhadap yang sudah tersedia tapi juga melakukan pembelian. Indonesia baru saja mendatangkan helikopter AgustaWestland Merlin AW-101 yang rencananya akan digunakan untuk transportasi very-very important person (VVIP) seperti Presiden. Nantinya helikopter ini akan menggantikan heli superpuma yang kerap digunakan presiden ke daerah-daerah yang sulit dijangkau.

Gambar AgustaWestland AW101 Siap Blusukan Bareng JKW - Upayawan

Pengadaan Helikopter AW-101 merupakan inisiatif Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU). Dengan hadirnya helikopter baru ini, maka superpuma yang dibeli pada tahun 2002 lalu akan menjadi helikopter cadangan. “Kita kan punya SuperPuma dan sudah lama sekali. Kalau Presiden yang pakai itu lain urusan,” ungkap Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara Marsekal Pertama Dwi Badarmanto.

Spesifikasi Helikopter AW-101
Helikopter AW-101 merupakan produksi hasil joint venture antara Westland Helicopters di Inggris dan Agusta di Italia.

Dalam laman resminya, disebutkan bahwa helikopter AW-101 menggabungkan teknologi paling canggih, peralatan, sistem keamanan, kenyamanan dan keahlian manufaktur helikopter superior. Pesawat ini mengklaim telah menggunakan sistem avionik generasi terbaru.

Helikopter ini telah menjadi alat transportasi pemerintah dengan lebih dari 200 pesanan dan dipesan oleh 11 negara di dunia.

Heli AW-101 memiliki panjang 19,53 meter dan ketinggian 6,62 meter. Dengan kapasitas ruang yang besar helikopter ini mampu mengangkut 13 orang penumpang ditambah 3 orang kru. Di dalamnya terpasang 3 unit mesin Rolls-Royce Turbomeca RTM322-01 turboshafts bertenaga 2.100 tenaga kuda.

Karena didesain sebagai helikopter VVIP, AgustaWestland AW101 mampu memberikan kenyamanan bagi penumpangnya, di mana terdapat beberapa fasilitas kelas VVIP. Tak hanya itu, heli ini memiliki standar keamanan seperti perahu karet, sarana bantalan udara seperti airbag saat terjadi benturan.

Dengan kenyamanan dan keamanan yang dimilikinya, heli ini dibanderol sebesar Rp 289,37 miliar atau USD 21 juta dan akan ditempatkan di Halim Perdanakusuma.

Presiden Joko Widodo akan menggunakan helikopter baru jika menggelar kunjungan ke daerah terpencil. Heli baru itu adalah AgustaWestland AW-101, hasil joint venture antara Westland Helicopters di Inggris dan Agusta di Italia. Heli ini tengah direncakan untuk didatangkan ke Indonesia.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama Dwi Badarmato mengatakan, helikopter ini akan dipakai untuk kepentingan VVIP, termasuk presiden dan wakil presiden. Terdapat sejumlah keunggulan dibandingkan heli SuperPuma yang dipakai Jokowi sebelumnya.

"Helikopter ini di atasnya SuperPuma, punya daya angkut lebih besar dan endurance lebih baik," ungkap Badarmanto saat dikonfirmasi merdeka.com, Rabu (18/11).

Heli baru ini ditempatkan di Lanud Halim Perdanakusuma. TNI Angkatan Udara berencana menambah lebih banyak helikopter jenis ini hingga menjadi satu skadron khusus.

"Kita ingin melengkapi satu skadron dengan bermacam-macam pesawat," tandasnya.

AgustaWestland AW101 dibuat untuk memberikan kenyamanan bagi penumpangnya, di mana terdapat beberapa fasilitas kelas VVIP. Tak hanya itu, heli ini memiliki standar keamanan seperti perahu karet, sarana bantalan udara seperti airbag saat terjadi benturan. Sekali terbang, heli ini mampu mengangkut 13 orang di dalamnya.

Sumber: kaskus.co.id
Tidak ada komentar: