15 Desember 2015

Profil Sukhoi Su-30MK2

Kedaulatan harus diwujudkan termasuk di area udara. Sebagai konsekuensi area Indonesia yang luas maka penguatan terhadap penjagaannya pun harus semakin ditingkatkan yang mana salah satu caranya adalah dengan melakukan pengadaan alat tempur udara seperti pesawat terbang contohnya Sukhoi.

Sukhoi memang lebih dikenal sebagai pembuat pesawat tempur. Menilik sejarahnya, Sukhoi merupakan perusahaan yang dibangun oleh Pavel Sukhoi, ahli aviasi yang ‘dibentuk’ oleh suasana perang. Ini menyebabkan Pavel Sukhoi mendalami desain pesawat yang digunakan untuk kepentingan perang.

Sejarah perusahaan ini tidak bisa terlepas dari seorang Pavel Sukhoi, salah seorang desainer pesawat Soviet terhebat.

Sukhoi lahir di tahun 1910. Masa awal karirnya banyak didera kegagalan. Sukhoi pernah jadi anak didik Andrey Tupolev, bapak aviasi modern Rusia. Dari tahun 1920 hingga 1930 Sukhoi bekerja sebagai insinyur senior pada Tupolev di TsAGI (Institut Pusat Aero-Hidrodinamik), disini Sukhoi sempat merancang beberapa pesawat pengebom dan pesawat tempur.

Pada September 1939 pemerintahan Rusia menunjuk Sukhoi untuk mengepalai sebuah organisasi baru bernama OKB-134 (sebuah biro desain eksperimental) di kota Kharkov, Ukraina. Selama menjabat di organisasi ini antara tahun 1930 dan 1940an Sukhoi berhasil memproduksi beberapa desain gemilang, namun tersandung kecelakaan saat tes, oposisi politik, dan Stalin. Setelah PD Stalin menunjuk Sukhoi untuk bersama beberapa desainer aviasi rusia terkemuka untuk membangun pesawat tempur Rusia generasi pertama. Sukhoi pun menggunakan pesawat Jerman Me 262 sebagai fondasi penciptaan pesawat tempur Su-9 miliknya.

Sukhoi Su-30MKK ( nama pelaporan NATO : Flanker-G ) adalah pesawat tempur modifikasi dari Su-30, menggabungkan teknologi canggih dari varian Su-27M. Pesawat Su-30MKK dikembangkan oleh Sukhoi Company (JSC) pada tahun 1997, sebagai hasil dari langsung permintaan tender antara Federasi Rusia dan Republik Rakyat China. Pesawat Sukhoi Su-30MKK ini adalah pesawat tempur kelas berat, semua cuaca, dan pesawat tempur strike jarak jauh, sebanding dengan Amerika F-15E Strike Eagle. Pesawat Su-30MK2 adalah perbaikan lebih lanjut untuk Su-30MKK dengan avionik yang ditingkatkan dan kemampuan strike maritim. Pesawat MKK dan MK2 saat ini dioperasikan oleh Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat, Angkatan Udara Indonesia, Angkatan Udara Rakyat Vietnam, Angkatan Udara Venezuela dan Angkatan Pertahanan Rakyat Uganda.

Sumber Gambar: airliners.net

Spesifikasi Sukhoi Su-30MK2
  • Panjang: 21,9 m (72 ft 0 in).
  • Lebar sayap : 14,7 m (48 ft 3 in).
  • Tinggi: 6.36 m (20,85 ft).
  • Berat Loaded: 24,900 kg (£ 54.900).
  • Max. berat lepas landas : 34.500 kg (£ 76.100).
  • Powerplant : 2 × Lyulka AL-31 F turbofan , 123 kN (27.600 lbf) [ 15 ] masing-masing.
  • Kecepatan maksimum : Mach 2 (2.120 km / jam) [6] (1.140 kn, 1.320 mph) di ketinggian.
  • Rentang : 3.000 km [ 17 ] (1.600 nm, 1.900 mi).
  • Layanan langit-langit : 17.300 m (56.800 kaki).
  • Tingkat panjat : 305 m / s [ 17 ] (18,300 m / min [ 17 ] ).
  • Thrust / weight : 1.00.
  • Lepas landas jalankan: 550 m (1.800 ft).

Persenjataan Sukhoi Su-30MK2
  • Senjata: 1 × GSH-30-1 gun (30 mm kaliber, 150 putaran).
  • Rockets: Berbagai roket terarah.

Sumber: kaskus.co.id
Tidak ada komentar: