14 Desember 2015

Profil Sukhoi Su-35

Kedaulatan harus diwujudkan termasuk di area udara. Sebagai konsekuensi area Indonesia yang luas maka penguatan terhadap penjagaannya pun harus semakin ditingkatkan yang mana salah satu caranya adalah dengan melakukan pengadaan alat tempur udara seperti pesawat terbang contohnya Sukhoi.

Sukhoi memang lebih dikenal sebagai pembuat pesawat tempur. Menilik sejarahnya, Sukhoi merupakan perusahaan yang dibangun oleh Pavel Sukhoi, ahli aviasi yang ‘dibentuk’ oleh suasana perang. Ini menyebabkan Pavel Sukhoi mendalami desain pesawat yang digunakan untuk kepentingan perang.

Sejarah perusahaan ini tidak bisa terlepas dari seorang Pavel Sukhoi, salah seorang desainer pesawat Soviet terhebat.

Sukhoi lahir di tahun 1910. Masa awal karirnya banyak didera kegagalan. Sukhoi pernah jadi anak didik Andrey Tupolev, bapak aviasi modern Rusia. Dari tahun 1920 hingga 1930 Sukhoi bekerja sebagai insinyur senior pada Tupolev di TsAGI (Institut Pusat Aero-Hidrodinamik), disini Sukhoi sempat merancang beberapa pesawat pengebom dan pesawat tempur.

Pada September 1939 pemerintahan Rusia menunjuk Sukhoi untuk mengepalai sebuah organisasi baru bernama OKB-134 (sebuah biro desain eksperimental) di kota Kharkov, Ukraina. Selama menjabat di organisasi ini antara tahun 1930 dan 1940an Sukhoi berhasil memproduksi beberapa desain gemilang, namun tersandung kecelakaan saat tes, oposisi politik, dan Stalin. Setelah PD Stalin menunjuk Sukhoi untuk bersama beberapa desainer aviasi rusia terkemuka untuk membangun pesawat tempur Rusia generasi pertama. Sukhoi pun menggunakan pesawat Jerman Me 262 sebagai fondasi penciptaan pesawat tempur Su-9 miliknya.

Sukhoi Su-35 (Kode NATO: Flanker-E) adalah pesawat tempur multiperan, kelas berat, berjelajah panjang, dan bertempat duduk tunggal asal Rusia. Pesawat ini dikembangkan dari Su-27, dan awalnya diberi nama Su-27M. Pesawat ini dikembangkan untuk menandingi F-15 Eagle dan F-16 Fighting Falcon. Karena kesamaan fitur dan komponen yang dikandungnya, Su-35 dianggap sebagai sepupu dekat Sukhoi Su-30MKI, sebuah varian Su-30 yang diproduksi untuk India.

Gambar Sukhoi Su-35 - Upayawan

Pesawat ini sendiri merupakan seri flanker terakhir dan merupakan pengisi kekosongan generasi antara generasi 4 dan generasi 5, bisa dimasukkan dalam generasi 4++.

Pesawat Su-35 perdana kemudian dikembangkan lagi menjadi Su-35BM, yang memasuki deretan produksi sebagai Su-35S. Angkatan Udara Rusia saat ini mengoperasikan 12 pesawat tempur Su-35 sejak tahun 2008.

Spesifikasi Sukhoi Su-35
  • Kru: 1
  • Panjang: 21,9 m
  • Lebar sayap: 15,3 m
  • Tinggi: 5,90 m
  • Luas sayap: 62,0 m²
  • Berat kosong: 18.400 kg
  • Berat terisi: 25.300 kg
  • Berat maksimum lepas landas: 34.500 kg
  • Mesin: 2× Saturn 117S dengan turbofan TVC
  • Dorongan kering: 8.800 kgf (86,3 kN) masing-masing
  • Dorongan dengan afterburner: 14.500 kgf masing-masing
  • Kecepatan maksimum: Mach 2,25 (2.390 km/h) pada ketinggian
  • Jarak jangkau: 3.600 km ; (1.580 km di atas daratan)
  • Jarak jangkau feri: 4.500 km dengan tangki bahan bakar tambahan
  • Batas tertinggi terbang: 18.000 m
  • Laju panjat: >280 m/s
  • Beban sayap: 408 kg/m²
  • Dorongan/berat: 1,1

Persenjataan Sukhoi Su-35
  • 1 × 30 mm kanon internal Gryazev-Shipunov GSh-30-1 dengan 150 putaran
  • 2 × rel ujung sayap untuk peluru kendali udara ke udara R-73 (AA-11 "Archer") atau poda ECM
  • 12 × stasiun rangka dan sayap untuk sampai 8.000 kg artileri, termasuk peluru kendali udara ke udara, peluru kendali udara ke darat, roket, dan bom seperti:
  • Vympel R-27: R-27R, R-27ER, R-27T, R-27ET, R-27EP, R-27AE
  • Vympel R-77: R-77, dan R-77M1, R-77T yang diajukan
  • Vympel R-73: R-73E, R-73M, R-74M
  • Kh-31: Kh-31A, Kh-31P (Peluru kendali anti-radiasi)
  • Kh-35: Kh-59
  • Kh-29: Kh-29T, Kh-29L
  • Bom terpandu laser KAB-500
  • Bom terpandu laser KAB-1500
  • Bom terpandu laser LGB-250
  • 250 kg bom tak-terpandu FAB-250
  • 500 kg bom tak-terpandu FAB-500
  • Roket terpandu laser S-25, roket tak-terpandu S-250
  • Poda roket tak-terpandu S-8
  • Poda roket tak-terpandu S-13

Sumber: kaskus.co.id
Tidak ada komentar: